Art Original
Impian Demian
Demian akhirnya lulus dan menyandang gelar sarjana teknik arsitektur dari sebuah universitas terkemuka di Bandung. Dia sempat tertinggal dari kedua sahabat karibnya, Rio dan Dewi, yang lebih dahulu diwisuda dan kini menghadiri upacara kelulusannya sebagai perwakilan keluarga. Demian yang belum lama kehilangan sosok ayahnya, menyusul kepergian ibunda tercinta bertahun-tahun sebelumnya, nyaris tak memiliki keluarga lain. Sebenarnya dia memiliki ibu tiri bernama Hilda dengan putri tunggalnya yang telah beranjak remaja, Lucia, namun mereka sama sekali tak berhubungan akrab layaknya sebuah keluarga. Bahkan, bisa dibilang Demian membenci Hilda yang mendadak hadir menggantikan posisi sang mama dulu. Hubungan Demian dengan mendiang papanya juga buruk akibat perlakuan keras sang papa yang berbeda jauh dengan kasih sayang dan kelembutan sang mama.
Belum puas Demian menikmati euforia usai diwisuda, seorang perempuan muda yang tampak optimis datang menemuinya. Dia mengaku bernama Alexandra, pentolan Public Relation di perusahaan kosmetik yang sebelumnya dipimpin papa Demian. Alexandra menuntut Demian sesegera mungkin kembali ke Jakarta, menghadiri rapat penting perusahaan, dan memimpin menggantikan sang papa. Al—sebutan akrab Alexandra—juga mengungkap fakta bahwa perusahaan sedang mengalami krisis. Meskipun awalnya menolak mentah-mentah dan sempat menghindar datang ke kantor, Demian akhirnya muncul. Hanya satu hal yang membuatnya berusaha menghadapi kenyataan dan bersedia bertanggung jawab atas Sara Cosmetic, yaitu rasa sayangnya pada sang mama, sang pendiri perusahaan.
Dalam perjalanan memikul amanat tersebut, Demian dan Alexandra menjadi dekat. Kedekatan hubungan Al dengan mendiang papa Demian—yang salah satunya dipicu hubungan persahabatan lama papa Demian dengan papa Alexandra—menjadikan sikap Al lebih cair kepada Demian. Keduanya pun tak sekadar bawahan-atasan tapi tim kompak dalam mengatasi krisis perusahaan. Al meminta Demian memperbaiki hubungan dengan Hilda dan Lucia, tak hanya demi kebaikannya, tapi juga demi Aqualove, produk temuan teranyar yang hak ciptanya dimiliki Hida. Jika rencana Hilda hengkang dari Sara Cosmetic benar-benar terjadi, maka bukan mustahil Aqualove akan jatuh ke pihak lain. Permintaan berat yang tak serta merta disepakati Demian. Hingga suatu ketika, minggatnya Lucia dari rumah menjadi pengubah segalanya. Walaupun insiden Lucia sempat menyebabkan kesalahpahaman besar dan keretakan hubungan Demian, Rio, dan Dewi, namun juga membuka jalan perdamaian dengan Hilda.
Kepiawaian Al dalam menyusun strategi ‘penyelamatan’ patut diacungi jempol. Sosoknya tentu saja sangat dibutuhkan perusahaan dalam jangka panjang. Al bahkan berhasil melobi seorang konglomerat untuk berinvestasi. Tapi, kabar pertunangan dan rencana pernikahan dalam waktu dekat antara Al dengan Rivan, jelas buruk bagi Demian. Apa lagi dia sebenarnya memendam rasa pada Al. Selama ini, masalah keluarga secara tak sadar membuatnya takut berkomitmen. Sementara itu, impian menjadi arsitek lewat Cornery Block—sebuah perusahaan bonafit—telah memanggil-manggil di depan mata. Maka kali ini, Demian diuji sekali lagi untuk memperjuangkan tak hanya impian menjadi arsitek tapi juga mimpi masa depan bersama wanita yang dicintainya.
Tidak tersedia versi lain