PERPUSTAKAAN SMPN 1 ROGOJAMPI

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Cannery Row
Penanda Bagikan

Art Original

Cannery Row

Steinbeck, John - Nama Orang;

Cannery Row adalah novel karya John Steinbeck yang diterbitkan pada tahun 1945. Berbeda dari karya-karya Steinbeck yang bernuansa tragedi sosial dan kritik ekonomi, novel ini menampilkan pendekatan yang lebih ringan, episodik, dan berfokus pada kehidupan komunitas kelas bawah di Monterey, California.
Latar utama cerita adalah Cannery Row, sebuah jalan nyata di Monterey yang pada masa itu menjadi pusat industri pengalengan sarden. Lingkungan ini menjadi ruang sosial bagi berbagai karakter dari latar belakang ekonomi rendah yang hidup berdampingan dalam kondisi yang tidak stabil namun saling terhubung.


Struktur cerita tidak mengikuti alur tunggal yang ketat, melainkan terdiri dari rangkaian episode yang menggambarkan kehidupan sehari-hari para penghuni kawasan tersebut. Pendekatan ini menciptakan gambaran komunitas yang hidup dan dinamis.
Salah satu tokoh utama adalah Doc, seorang ahli biologi laut yang bekerja mengumpulkan dan meneliti organisme laut. Karakter ini terinspirasi dari Ed Ricketts, seorang ilmuwan yang juga merupakan sahabat dekat Steinbeck.


Doc digambarkan sebagai sosok yang dihormati oleh masyarakat sekitar karena kebaikan dan perhatiannya terhadap orang lain, meskipun ia hidup dalam kesederhanaan. Ia menjadi pusat moral dan intelektual dalam komunitas Cannery Row.
Kelompok Mack and the Boys terdiri dari para gelandangan yang tinggal di sebuah gudang kosong yang mereka sebut Palace Flophouse. Mereka hidup tanpa pekerjaan tetap, namun tetap memiliki hubungan sosial yang kuat satu sama lain.
Mack dan kelompoknya sering digambarkan sebagai sosok yang ceroboh namun memiliki niat baik, meskipun tindakan mereka kerap menimbulkan kekacauan yang tidak disengaja di lingkungan sekitar.
Dora Flood adalah pemilik rumah bordil di Cannery Row yang memiliki peran sosial penting dalam komunitas. Ia digambarkan sebagai sosok yang murah hati dan sering memberikan bantuan kepada warga sekitar tanpa memandang latar belakang mereka.
Lee Chong adalah pemilik toko kelontong yang menjalankan bisnisnya dengan perhitungan ekonomi yang cermat. Ia juga berinteraksi secara intens dengan berbagai karakter lain dalam lingkungan tersebut, mencerminkan jaringan sosial ekonomi yang kompleks.
Baca Juga: Kisah di Balik Novel Omoo Karya Herman Melville: Kritik Kolonial yang Picu Amarah Gereja
Alur utama dalam novel ini berpusat pada usaha Mack dan teman-temannya untuk memberikan penghargaan kepada Doc melalui sebuah pesta kejutan. Rencana ini menjadi titik awal dari rangkaian peristiwa yang membentuk cerita.
Upaya pertama mereka untuk menyelenggarakan pesta tersebut berakhir dengan kegagalan dan menyebabkan kerusakan pada laboratorium Doc. Peristiwa ini kemudian memicu rasa tanggung jawab di antara anggota komunitas.
Setelah kegagalan tersebut, komunitas Cannery Row bekerja sama untuk memperbaiki situasi dan menyelenggarakan pesta kedua yang lebih terorganisir. Peristiwa ini memperkuat hubungan sosial antar karakter dalam cerita.


Tema utama dalam novel ini mencakup solidaritas sosial, penerimaan terhadap individu di luar norma masyarakat, serta kehidupan komunitas yang saling bergantung satu sama lain.


Steinbeck juga menampilkan pandangan yang lebih humanis terhadap kelompok marginal, dengan menggambarkan mereka sebagai individu yang memiliki nilai kemanusiaan dan kontribusi sosial dalam komunitas mereka.
Selain itu, hubungan antara manusia dan alam juga menjadi elemen penting dalam cerita, terutama melalui aktivitas Doc yang berkaitan dengan ekologi laut dan penelitian organisme pesisir.
Sebagai penutup narasi, Cannery Row menggambarkan kehidupan komunitas yang kompleks namun harmonis dalam cara mereka mengatasi konflik dan perbedaan, menjadikannya salah satu karya Steinbeck yang paling hangat dan humanistik. (nta)
Artikel ini ditulis oleh Iranta, mahasiswa jurusan Seni Tari kampus ISI Surakarta


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi 813
B2019-00141
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813
Penerbit
Yogyakarta : PT Bentang Pustaka., 2017
Deskripsi Fisik
viii + 236 hlm; 20,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786022914075
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
Buku
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SMPN 1 ROGOJAMPI
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?